
Teh oolong adalah jenis teh tradisional Tiongkok yang terbuat dari tanaman yang sama dengan teh hijau dan teh hitam, yaitu Camellia Sinensis. Sejarah minuman tanpa gula ini berawal di provinsi Fujian, Tiongkok sekitar 400 tahun lalu dengan legenda petani bernama Wu Long yang menemukan proses semi-fermentasi.
Teh oolong memiliki rasa dan aroma yang kompleks. Bahkan, teh oolong sering digunakan dalam upacara tradisional seperti Gongfu Cha.
Proses Pembuatan dan Karakteristik
Proses pembuatan teh oolong yaitu panen daun teh, pelayuan, pengayakan atau memulai oksidasi, penjemuran di bawah matahari, penggulungan dan membentuk daun, pemanasan untuk menghentikan oksidasi, dan pengeringan.
- Panen daun teh. Panen dilakukan dengan memetik daun teh secara manual.
- Setelah dipetik, daun teh dilayukan. Biasanya langsung di bawah sinar matahari untuk mengurangi kadar air dan mengaktifkan enzim.
- Pengayakan atau pengocokan. Pada tahapan ini, daun teh dikocok dalam keranjang bambu sampai keluar tetes air kecil dan memulai proses oksidasi. Proses oksidasi akan terlihat ketika warna daun berubah menjadi lebih gelap saat terpapar udara.
- Oksidasi parsial. Proses ini dibiarkan berlangsung selama beberapa waktu hingga mengasilkan tingkat fermentasi parsial.
- Setelah oksidasi parsial, daun teh dipanaskan untuk menghentikan proses oksidasi, juga untuk menjaga rasa dan aroma yang diinginkan.
- Daun teh dikeringkan dengan cara tertentu, seperti pemanggangan atau dibiarkan terkena udara panas untuk menghilangkan kelembaban.
Teh oolong mempunyai karakteristik rasa dan aroma yang berbeda, sesuai dengan jenisnya. Teh oolong ringan memiliki aroma bunga, buah-buahan, dan hijau segar. Sedangkan teh oolong gelap memiliki aroma panggang, seperti aroma kacang, rasa hangat, dengan sedikit rasa sepat.
Warna daunnya juga bervariasi, mulai dari cokelat kehijauan hingga cokelat gelap. Bentuk daunnya ada yang terpilih, kasar, atau berbentuk potongan kecil.
Manfaat Teh Oolong
Dengan aroma dan rasanya yang khas, teh oolong menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Di antaranya yaitu meningkatkan fungsi otak yang berpotensi mencegah Alzheimer, menjaga kesehatan jantung, meringankan gejala eksim, mengurangi stres, mengontrol gula darah, dan membantu menurunkan berat badan.
Perbedaannya Dengan Teh Hijau
Meskipun terbuat dari tanaman yang sama, teh oolong mempunyai perbedaan karakteristik dan proses pembuatan dengan teh hijau. Dalam proses pembuatannya, setelah dipetik, teh hijau segera dipanaskan untuk menghentikan proses oksidasi.
Sedangkan teh oolong dibiarkan teroksidasi parsial. Teh hijau juga memiliki rasa seperti sayuran, rumput, dan sedikit pahit, yang berbeda dengan teh oolong.
Untuk menikmati kedua teh tersebut, kamu dapat mencoba produk teh ITO EN tanpa khawatir akan kandungannya. Sebab, teh ITO EN adalah minuman tanpa gula dan zero kalori yang sehat untuk tubuh.
InfoKerenMu Pusat Informasi Keren